Dampak Negatif dan Positif Emosi

Kritik, opini dan motivasi dari Mas Bocah

Dampak Negatif dan Positif Emosi

Ditulis oleh: -
Dampak Negatif dan Positif Emosi - Kalo kita denger kata "emosi" pasti yang pertama kali kebayang itu adalah sikap marah - marah ataupun ngamuk - ngamuk. Iya toh? Padahal emosi itu bukan sebatas itu aja loh pemirsa.

Arti emosi menurut mimin patrick adalah sebuah luapan ungkapan perasaan seseorang akan sesuatu, seseorang, atau apapun yang dihadapinya, yang membuat perasaannya bergejolak. Kalo bahasa gaholnya, perasaan cetar membahana yang "ih ωαααααααωωωωωωω" #halah (˘ __˘ ")

Apa saja bentuk dari emosi yang mimin maksud tersebut? Naini yang perlu pemirsa tau biar pemirsa gak salah kaprah. Emosi itu punya berbagai macam bentuk atau ungkapan. Perasaan senang, riang gembira tertawa "hahahaha" adalah contohnya #eh. Nah kalo perasaan sedih, nyesek, gembira dengan dosis tinggi (dapet pacar baru misalnya) dan marah - marah itu juga termasuk jenis emosi, tapi dalam versi yang lebih "greget". Biasanya, puncak emosi itu ditandai dengan jatuhnya air mata alias nangis. Terlalu gembira, kita bisa nangis, terlalu sedih, kita bisa nangis. Iya toh? Naitu contoh - contoh emosi, jadi bukan cuma marah aja yang termasuk emosi. Udah pada ngerti kan pemirsa?! Nah sekarang pembahasan lebih lanjut di paragraf selanjutnya.

Mengapa kata emosi identik dengan marah - marah? Padahal jenis emosi itu kan banyak. Naini, mimin juga bingung. Dan menurut mimin, itu masih menjadi sebuah ~misteri~ #halah. Nah sekarang kita masuk ke pembahasan utama nih pemirsa yaitu pembahasan tentang dampak negatif dan positif emosi, persis seperti judul posting di KRAG ini. Tapi disini mimin bukan mau bahas tentang dampak positif emosi buat kesehatan loh ya (¬_¬")

Salah satu dampak positif emosi menurut mimin KRAG adalah untuk membantu kita mengambil keputusan dengan cepat. Meskipun sering kali keputusan yang diambil saat kita sedang emosi itu adalah keputusan yang buruk dan tergesa - gesa, tapi bagi sebagian orang justru akan sangat berguna bagi kelangsungan masa depannya. Wih, hebat yak dampaknya. Tapi contohnya gimana? Naini, mimin bahas satu - satu ya, mulai dari yang buruk dulu yuk!

Dampak negatif / buruk emosi


Seperti yang mimin bilang diatas, emosi itu bisa memicu kita buat mengambil keputusan yang cepat, bahkan cenderung tergesa - gesa. Nah kalo udah tergesa - gesa gitu, dampaknya hampir pasti buruk. Contohnya? Misalnya nih, ada yang baru putus ama pacarnya, trus dia emosi donk (kecewa, nyesek dan kawan - kawan) nah karena gak kuat nahan nyesek (emosi) nya, dia putuskan buat bunuh diri. Waduh, itu tidak patut ditiru ya pemirsa.

Nah udah ada gambaran kan dampak buruknya? Yaitu membuat mental kita jatuh bahkan bisa jadi bodoh dengan seketika, karena saat emosi kita tidak mampu berpikir panjang. Masih ada contoh lain nih. Karena emosi (terlalu suka) sama seseorang, ada yang rela untuk dijadikan "simpenan". Waini bahaya! Hayo ngaku siapa yang pernah begitu? Karena terlalu suka itu, dia gak berpikir akan masa depannya sendiri, padahal kalo dia mau kontrol emosi (perasaan) nya, dia bisa kok dapet yang lain. Iya toh?

Kita bisa kok ngendaliin emosi kita. Jadi kita bisa menghindari untuk mengambil keputusan bodoh macem itu. Tapi mimin bilang bodoh bukan berarti mimin pinter ya #eh. Trus gimana kita bisa ngendaliin emosi kita? Yuk lanjut ke bawah, mimin lanjut disana

Cara mengendalikan emosi


Sebenarnya gampang aja kita mengendalikan emosi kita. Langkah sederhana, gak pake ribet dah. Cukup dengan ketenangan dan kepala dingin, ambil nafas panjang, lalu keluarkan perlahan. Keluarkan nya lewat idung ya bukan yang lain. Coba deh beberapa kali begitu, pasti ngerasa lebih tenang. Cuman kadang orang suka lupa, jadi emosi gak bisa ditahan. Tapi kalo udah terbiasa, pasti gampang kok.

Nah, udah belajar kontrol emosi nya? Sekarang kita lanjut lagi. Ternyata, emosi itu juga punya dampak positif loh. Seperti yang mimin tulis diatas tadi, emosi bisa sangat berguna bagi kelangsungan masa depan seseorang loh. Sangar gak? Gimana contohnya? Ayuk kita lanjut ke paragraf selanjutnya.

Dampak positif emosi


Misalnya nih, pemirsa punya pacar yang tukang selingkuh *idih amit² dah xP* tapi pemirsa ragu buat putusin karena terlalu sayang *naitu termasuk dampak emosi yang buruk loh ya*. Pemirsa mencoba bersabar untuk terus bersama dia *kok bego banget ya? -_-*. Sampai suatu ketika pemirsa gak tahan, marah (emosi) karena si dia selingkuh lagi. Nah karena marah itu, akhirnya pemirsa nampar itu si pacar dan minta putus.

Nah dari situ aja udah ada gambaran kan apa dampak positifnya? Iya bener! Dampak positifnya adalah si tukang selingkuh kena tampar #eh maksudnya diputusin. Coba kalo pemirsa gak emosi, pasti bakal disakiti terus kan? Naitu contoh dampak positif emosi. Kita jadi bisa ambil keputusan lebih cepet dan untuk keputusan seperti di atas itu bagus banget dan sangat berguna buat masa depan pemirsa sendiri. Karena dengan mengambil keputusan itu (putus) pemirsa membuka peluang untuk mendapatkan pacar atau calon suami / istri yang lain dan tentu mungkin lebih baik. Udah pada ngerti kan sekarang?

Naitu tadi semua contoh positif dan negatif akibat emosi. Jadi di satu sisi punya nilai buruk, di sisi lain justru punya nilai baik juga. Tapi harus selalu ingat ya pemirsa untuk selalu kontrol emosi anda, untuk kebaikan anda sendiri :) - mimin Patrick KRAG

2komentar :

Mau kasih tanggapan? Yuk komen aja! Komentarnya dimoderasi dulu ya sebelum ditampilkan :)